Begitu sampai disana, kulihat Niken sedang duduk manis ditempat aku numpang berteduh waktu itu, ditemani salah satu temannya yang juga sedang menunggu dijemput. Bokep Ku rasakan sudah begitu basah lipatan vagina di balik celana dalamnya. Dari pagi sendiri terus soalnya.” Dari percakapan singkat tersebut, aku pun memberanikan diri untuk berkenalan. Untungnya dua buah kondom masih tersimpan dengan baik, aku cek tanggal kadaluarsanya yang masih lama itu. Niken mengusap-usap perlahan dengan tangannya. “Masssss, masukin massss….” Desah Niken yang awalnya ku kira akan menolak persetubuhan ini, namun sebaliknya, ia yang terlihat paling menikmatinya.Perlahan aku masukan penisku ke dalam vagina Niken. Meski begitu, aku belum merasakan ingin mencapai klimaks. Niken pun mengerti apa yang aku mau. Secara perlahan, ciuman terus menurun sampai akhirnya tiba di vaginanya




















