Wajah Hendra masih tampak dengan ekspresi kaget dan konyol-nya itu ketika pintu bilik pertama terbuka dan Bramantio-si Satpam keluar dengan melongo kepadaku tanpa mampu berkata apa-apa! Tapi ya dia lagi hamil tua.. Bokep indo Tok.. Kenapa? “Sudah yang jelas masalah ini biar aku saja yang ngomong ke Ibu Diana.. Tipe pria pekerja yang selalu jadi bahan fantasi-ku! Kita nggak tahu kalau kamu bakal masuk kesini” ujar Hendra dengan guilty face. “Tutup mulutmu dan turuti permintaanku” kataku dengan suara pelan dan halus. Apa boleh buat aku yang memancingnya, kini aku yang harus mengantisipasi itu dengan segera memegang kendali ‘permainan’ ini.Tangan Bramanto mulai meraba pergelangan kaki kananku yang kutumpangkan diatas pahanya.“Kamu menginginkan aku khan?” kataku halus namun penuh penekanan.




















