“Wah cerita baru buat blog gue nih”, katanya bersemangat. Aku telah melepaskan semua pakaian dalamku. Bokep indo Fariz tampak terkejut, “Bisa tante”. Aku pun memanggil Fariz, “Riz, bisa minta tolong ambilkan tas tante yang hitam di mobil?”. “Permisi dik, mau tanya alamat ini”, sambil kutunjukkan isi SMS dari V. Farizpun mulai memijit pantatku yang montok bersih itu. “Maksudnya?”.Akupun mulai berbaring dan menarik Fariz ke pelukanku. Yang duduk didepan bernama Fariz, sedangkan dua temannya yang duduk dibelakang bernama Dharma dan Aziz. “Yang mana tante?”, katanya polos. “Oooh…dari sini lurus terus nanti ada toko CK, tante belok kiri terus belok kanan, nanti belok kanan lagi, terus ambil kiri, terus ada tanjakan belok ke kanan. Fariz pun mulai memijitku. Fariz terus saja mencuri pandang buah dadaku yang




















