Hari pertama tak ada yang terjadi alias biasa-biasa saja, namun masuk hari kedua, saya mulai mencium ada yang tak beres antara suamiku dengan mbak Sally.Dari tatapan mereka tampaknya ada sesuatu yang mereka sembunyikan. Bokep Atau karena dua sensasi yang berbeda itu? kataku.Namun, akhirnya mereka sepakat untuk tidak kemana-mana sehingga perasaanku semakin gak karuan. Ada semacam rasa benci dalam hati, namun aku berusaha untuk mengendalikannya.“Mari mbak, mas, silahkan dimakan rotinya, ntar keburu dingin loh” aku mempersilahkan tamuku untuk mulai sarapan.Aku memberikan roti yang telah berisi selai kepada suamiku.“Thanks sayang”.“Wah, beruntung Edy memiliki istri seperti Ana. Aku semakin penasaran, namun sejujurnya masih ada perasaan aneh yang tak bisa kuungkapkan.




















