Dia sangat histeris. Bokep “Hati-hati lho Mas, nanti kena kolesterol,” tiba-tiba kudengar suara ‘jazzy’ dari arah sampingku. Mikir yaa..”
“Iyaa.. Ngrumpii…” katanya sambil cekikikan seakan-akan tak ada hal yang penting. Kembali kami saling berpagut. Dia benamkan wajahnya untuk menjilati lembah ketiakku itu. Aku tak mampu menahan diri. Ibu ini tanpa ba bi bu, dengan piring makannya langsung mengekor aku mencari kursi kosong di taman. Banyak makan favoritku bisa kutemui. Aku cinta kamu Hendraa…” tangannya terus meremasi rambutku. “Pasti sedap banget nih…” aku langsung tukas omongannya dengan bisikkan. “Mas sendiri, mana istrinya?”
“Aa.. Sungguh sangat merangsang birahiku. Rejeki nomplok, nih, pikirku. Soalnya saya baru sadar…”
Sengaja aku nggak selesaikan kata-kataku. Aku pikir itu sudah urusan suaminya.




















