Akhirnya atas inisiatifku motor kuarahkan ke tempat santap yang memang biasa digunakan muda mudi di kota ini guna berduaan, bukan santap tujuan utamanya.Aku melajukan motorku ke arah warung santap terapung yang lumayan terkenal di kotaku. “terserah” jawab Qiu Kiu singkat.Aku juga tak menjawabnya lagi. Bokep indo Budaya yang jauh bertolak belakang dengan lokasi asalku di Kalimantan dulu pun dengan cepat bisa kupahami dan kuikuti. Aku memang telah tidak sabar guna segera bertemu dengan Qiu Qiu. Dengan terus beranggapan apa yang bakal terjadi selanjutnya di rumahku nanti. Setelah kejadian itu, pesanan lamia juga datang dan kami lanjutkan pembicaraan kami dengan mencicipi hidangan yang sudah tersedia.Selesai menguras santap siang kami, aku pulang bertanya untuk Qiu Qiu“sekarang inginkan kemana lagi na?”.




















