Nafsuku yang belum terpuaskan membuatku marah, kuburu ia dan kupukul muka serta payudaranya yang besar dan kenyal itu. Video bokep Kucuci cetak foto itu dan kutunjukkan ke Fang Fang tiga hari kemudian pada saat ia masuk kuliah. Kulit putih mulusnya yang basah kuyup membuat batang kemaluanku yang tadinya lemas kembali tegang. Justru rasa sakit membuatku makin bernafsu, dengan kasar kugoncang dia naik-turun seperti naik kuda-kudaan. Ia menjerit-jerit dan mencakar tangan dan dadaku. Tiba-tiba aku teringat, Fang Fang bisa sadar kapan saja dan meronta-ronta. Aku tak peduli, kugenjot terus ia sampai cairan maniku keluar dan kutumpahkan di dalam kemaluannya. Putingnya yang beranting-anting kuisap, kusedot seluruh darah yang tersisa.




















