Aku duduk di sofa dengan kaki terangkat tertumpu pada sandaran tangan di kiri kanan sedangkan rok-ku yang tersingkap ke atas, rambut kemaluanku tampak dari balik celana dalama mini yang tidak mampu menutupi keberadaannya. Bokep ”lebih sore nggak bisa ?” jawabnya lagi dengan nada memaksa
“terlalu mepet waktunya, ntar dibilang nggak bisa on time”
”lagi ada orderan yaaaa, dari siapa sih” tanyanya penasaran
”ada deeeeh, di mana nanti ?”
”Sheraton, ntar telpon aku kalo udah selesai, bikin lebih cepat ya, orderan gede nih”
”ya bossss” jawabku mengakhiri pembicaraanUsai melayani tamuku di Hotel Sahid (tidak perlu diceritakan bagaimana jalannya permainan karena biasa biasa saja, tidak ada yang istimewa), aku langsung meluncur ke Hotel Sheraton, hanya perlu 10 menit untuk mencapai tujuan.Setelah kuberikan mobil pada Valet Parking aku masuk ke lobby




















