Besoknya, dengan tetap berpakaian rapi (seperti jika mau berangkat kerja), aku mengeluarkan motorku dan beralasan lembur kepada kedua orang tuaku.Menunggu adalah hal yang sangat membosankan, karena sampai di Hero, jam baru menunjukkan angka 07.30, Setelah mencari sarapan, sambil ngerokok, aku iseng-iseng ikut ngantri ATM, padahal cuma mau liat saldo doang, karena uang yang ada di dompetku, masih ada sekitar Rp. Bokep indo Namun aku tidak berani untuk mengungkapkannya, karena saat itu diantara aku dan dian, tidak mempunyai hubungan yang terlalu istimewa.Akupun merasa wajar, jika temanku berkata demikian, karena dengan wajah secdiank itu, jika memang dian memanfaatkan tubuhnya, mungkin harganya bisa diatas Rp.




















