crot.. Ternyata mereka adalah bapak-bapak yang tinggal di komplek ini yang sedang meronda.“Lho, mas Bagus lagi ngapain..?” kata seorang bapak di situ.“Ah ngga pak… mmm… ini mbak Diana…” jawab mas Bagus malu-malu.“Ini Om, saya habis ‘gituan’ sama mas Bagus…” saya jawab begitu nekat dengan harapan 2 bapak ini juga mau memperkosa saya seperti yang telah saya lakukan dengan si penjuali nasi goreng. Bokep Ngapain malam-malam begini masih di luar? Karena merasakan kenikmatan yang benar-benar tiada tara.Untungnya mereka tidak mengeluarkan air maninya di dalam lubang kewanitaan saya, kalau tidak bisa hamil nanti saya… berabe dong..! Saya melompat pagar lagi, dan masuk ke kamar diam-diam. Langsung saya sapa dia.“Mas Bagus, nasi gorengnya dong…” pinta saya.“Lho, mbak Diana..?




















