permainan jemari lelaki itu membuat Vina mengeluarkan cairan kenikmtan diantara kdua kakinya. “oooohh…..ahhhhh….”
“yaah…ahhh…ss..hh”
Vina akhirnya dapat membuka matanya saat bibirnya dicium dan dikulum seseorang, namun ia tak melihat siapapun disana. Bokep indo dan setiap hal itu terjadi Vina hanya bisa menangis, selain takut , ia menangis karena seolah ada sebuah pergumulan emosi dalam pikirannya antara membiarkan kejadian dulu terulang dan menolaknya. Vina mencoba meronta dan merapatkan kakinya , namun untuk hal itu ia masih tak mampu. malam semakin larut , Vina merasakan hembusan nafas dingin di telinganya, dan suara berbisik
“i want you……”
dan kemudian Vina merasakan seseorang menciumi lehernya. “saatnya tiba..manis…”
ketakutan Vina semakin menjadi, apa yg akan terjadi selanjutnya…
“saatnya memberi tanda pada pengantinku….”
mahluk itu kemudian menarik dan mencubit puting Vina hingga mengeras, setelah dirasa cukup, mahluk




















