Aku pun menunggunya untuk pulang sambil bermain Play Station di kamarku. Bokep Di sana, banyak anak-anak yang sebaya denganku. Kamu tidak harus memanggil aku ‘ayah’ atau sebutan lainnya, panggil saja aku Erik.”
Sambil mengalihkan pandangannya ke temannya, dia melanjutkan,”Nah.., ini adalah temanku, namanya Tomi.”
Akupun menyunggingkan senyuman ke arah Tomi yang membalasku dengan senyuman hangat.Aku sama sekali tidak percaya bahwa ternyata Erik tinggal sendirian di rumah megah seperti ini dan masih berusia 24 tahun saat itu. Itu namaku. Kamu harus di hukum atas perbuatanmu barusan dan perbuatanmu 2 tahun yang lalu!!”Deg. “Aaahh..!!”
Aku menjerit dan mulai menangis lagi. Tapi, dia juga bersikap disiplin. Dia sangat memanjakan aku. Hanya saja, aku sudah mempersiapkan hukuman yang tepat untukmu. “Ya Erik..aku adalah milikmu.




















