Maklum perutku sudah keroncongan, terlalu banyak basa-basi dengan para tamu undangan tadi. Kasihan sekali pikirku. Bokep “Belum ada yang mau nih” “Ahh.. “Iya Mas.. Oh god. Punya istri cantik begini kok ditinggal sendiri” kataku menggoda. “Oh Santi.. Tapi biarin aja deh dia nunggu agak lama, soalnya Santi pengin puas dulu”. “Wah.. Bisa aja..” jawabnya sambil tersipu malu. Ada apa?” jawabnya. Santi kemudian berjalan mengambil hidangan, dan akupun pura-pura menambah hidanganku. Tampak dari tatapan matanya yang haus akan kehangatan laki-laki tulen seperti aku ini. Tampak dari cara bicaranya dan cara dia memandangku. “Enak Pak?” tanyanya sambil melirik nakal kepadaku. He.. sementara kedua tangannya meremas-remas pantatku. “Iya Mas.. Santipun membalas bergairah. Santi aku suruh turun terlebih dahulu, baru aku menyusul beberapa menit kemudian.




















