“Memangnya kamu sudah kenal, Tok?”, tanyanya. “Itu karena pikiranmu belum dewasa. Bokep indo Kubaringkan badanku disebelah kirinya dan kuhadapkan tubuhku kearahnya. “Kamu jangan macam-macam, Tok!”, ancamnya padaku yang lagi menikmati rokok. “Lha terus kenapa Mbak mau nginap denganku padahal aku kan nggak ngajak”, tanyaku dengan suara berbisik. “Tumben Tok tidurmu sebentar, bangunmu pagi sekali ya, aku sempat melihatmu sibuk tapi karena masih ngantuk jadi aku pilih tidur lagi aja daripada membantumu”, komentarnya. “Eh Mbak, jangan besar kepala dulu, iya kalau kembang mawar atau melati, kalau kembang kamboja yang seperti di makam-makam, bagaimana? Kemudia aku mengambil semua berkas dan catatan tentang pekerjaanku dari dalam tas dan meletakkannya diatas meja. Kedua tanganku memegang kedua payudaranya dari belakang badannya.




















