“Maaf pak, tadi saya sakit perut”, aku mencoba mencari alasan. “Sekarang biarkan saya kembali ke kelas pak!”, kataku ketus.“Tunggu Eliza”, kata pak Edy dengan buru buru.Ia berdiri dan memakai celana yang tadi ia lepas untuk memperkosaku. Bokep Ya ampun, dia ini kan laki laki yang tadi dioral Vera di gudang? Wajahnya sama sekali tidak ramah. “Ya sudah, sana duduk”, kata pak Gatot.Kami segera duduk, dan diam diam aku tersenyum geli. Aku mencoba memikirkan hal lain supaya tak sampai tertawa di depan wali kelasku ini. Dan pak Edy bergerak ke arah pemerkosa vaginaku.“Kalau ini Pandu, kelas 2G juga”, kata pak Edy.Aku hanya bisa mengarahkan pandanganku ke arah Pandu karena mulutku tertahan oleh penis Dedi yang kokoh ini.Pandu juga sama sekali tidak tampan, malah sedikit




















