Pak Rahmat lalu berdiri, dan menarik tangan Andini hingga berdiri. Bokep Andini diam saja. Andini menurut, lalu ia tuntun kekamar yang dan menyilahkan Andini berbaring.“Bu, tampaknya ibu capai.” kata Pak Rahmat. “Bagaimana bu apa masih Dingin?” tanyanya. “Wah, hujannya deras sekali pak.” kata Andini,
“Bagaimana jika nginap disini saja pak.”
“Ooooo.. Mungkin karena suasana dan cuaca yang dingin membuat Andini membiarkan tindakan itu. ini juga nggak apa.” timpal Pak Rahmat, sambil memandang kearah Andini.Hingga saat itu hujan belum reda dan Pak Rahmat terpaksa nginap di rumah itu. “Bu, tidur aja dulu biar saya diluar sini.”
“Wah saya nggak enak ni pak ,masa’ Pak Rahmat saya tinggal.” Andini memaksakan dirinya untuk terus ngobrol hingga jam menunjukan pukul 9 00 wib yang kalau didesa itu telah larut ditambah




















