Ia kini memandangi dan memeriksa cermin itu. Vina masih terduduk di lantai untuk beberapa saat, mencoba berpikir jernih, apa yg sebenarnya baru terjadi, sampai dentang jam mengingatkan dia untuk bergegas berangkat sekolah. Bokep indo video vaginanya yg masih sempit mulai terasa panas dan perih, kenikmatan tadi tak ia rasakan lagi , yg ada hanya kesakitan. dan setiap hal itu terjadi Vina hanya bisa menangis, selain takut , ia menangis karena seolah ada sebuah pergumulan emosi dalam pikirannya antara membiarkan kejadian dulu terulang dan menolaknya. “tiba saatnya cantik….hahahaha…..”
mahluk itu menggendong tubuh telanjang Vina , dan membawanya masuk menembus cermin, meninggalkan ruangan kosong dan menyeramkan.










