Tangan Mbak Is langsung menyusup ke dadanya sendiri. Pelan-pelan disodoknya masuk ke dalam.”Bblleebbb sss… sssttt.. Bokep Tanganku dibimbingnya menyentuh buah dadanya. Sejak peristiwa itu aku jadi sangat akrab dengan Bu Is yang kalau di luar sekolah biasa kupanggil Mbak Is. Toh anak-anak yang satu SMP dulu masuk sekolah ini juga kehilangan teman-temannya yang diandalkan untuk jadi tukang pukul.Hari pertama masuk penataran (perlu diingat, saat ini masih masa orde baru) kami diperkenalkan kepada guru-guru PPL yang berjumlah sekitar 9 orang. Daging yang tadi menggelatung bebas kini kuremas dan kupelintir dengan kedua tanganku. Wah… seram juga orang ini. Dan tidak ada yang tahu selain teman sebangku aku.




















