Haa..!”“Tenanglah Miranda, kamu aman di sini.. Bokep Memang aku belum terlalu yakin 100% kalau dia tidak akan melarikan diri. Tanpa ia sadari.. Memasuki minggu kedua.. Serta merta aku menggenjot tubuh Miranda mulai dari perlahan hingga semakin cepat berirama. Pagi itu aku sempat menengoknya di kamarnya lalu kusuapi dirinya dengan sarapan pagi nasi goreng buatanku.“Siapa yang masak Mas..” Miranda yang sudah agak tenang, dalam keadaan terikat erat, mulai membuka pembicaraan.“Siapa lagi?” balasku bertanya.“Mas.. Tapi yang aku tahu pasti, aku senang melihatnya terikat karena gairahku akan bangkit dan pada akhirnya bisa membahagiakannya. Ha.. saja yang terdengar di kamarku.“Oh Mirandaku sayang.. Rambutnya terurai panjang hingga punggung, wajahnya yang cantik nyaris serupa dengan penyiar cantik yang terkenal itu.Miranda namanya, selalu mengusik kalbuku hingga kini.










