Aku memang sengaja diam dan tidak membicarakan peristiwa itu kepada ibuku, aku tidak ingin melukai perasaannya. Mulutku sudah mau berteriak tetapi kata-kata Pak Toyo sekali mengusik hatiku. Bokep Sebenarnya aku sudah curiga, sebab Pak Toyo (aku memanggil-nya “Pak” karena teman ayahku) yang rumahnya jauh sering datang minum jamu dan ngobrol dengan ibuku. “Ah tidak”, jawab Pak Toyo.” Ada beberapa surat ketinggalan. Rasa puas dan kenikmatan yang sama sekali tak bisa aku pahami. Bahkan ketika aku merasakan suatu benda asing memasuki tubuhku, aku tak bisa berbuat apa-apa. Aku sedikit heran, kenapa Pak Toyo pulang kantor begitu awal, apakah sakit? Entah bagaimana, aku pasrah saja dan bahkan begitu mendambakan sentuhan seorang lelaki. Tetapi ternyata Pak Toyo sudah kerasukan setan jahanam.




















