Kunyalakan air hangat mengisi bathtub kamar mandiku. Maka lewat tulisanku ini, buat seorang pembaca yang kuberi nama samaran rico, aku mohon maaf dan aku harap kamu juga membaca tulisanku ini dan dapat mengerti. Bokep Tunggu dulu dong! Emangnya kenapa dan ada apa menelepon? Biar saja kamu berendam sambil tetap ngobrol denganku”, pinta rico.“Baiklah”, jawabku menyetujui sambil meraih hands free kemususan aku masuk kembali ke kamar mandi.Hand phone kuletakkan di meja wastafel dan kabel hands free menjulur ke arah telingaku, aku pun akhirnya berendam sambil mengobrol dengan rico menggunakan hands free.“dewi! Dia sepertinya sangat menikmati penuturanku melalui telepon sambil terus melakukan aktifitasnya sendiri, mendengar suara itu aku menjadi makin tteriaksang saja jadinya, jheri tengah dan jheri manis tangan kananku mulai kumasukkan ke dalam saring




















