Muka Lilis berkerut, dia menggigit bibirnya sendiri, ekspresi seperti orang yg sedang kesakitan. Bokep Aku terus saja membaca. Masa sih ? Dia cukup cerdas walau SMK saja tak tamat, karena keburu disuruh menikah oleh ibunya. Kemudian, ini gerakan refleks yg wajar dan biasa ketika sambil berciuman telapak tangan kananku mulai meremas-remas buah dada kirinya yg hanya tertutup daster. Ketika dia sedang ke belakang Aku coba meneliti adakah yg aneh pada diriku ? Kamu kan sdh kuanggap adikku sendiri”
“Bukan masalah itu Kang … Akang sekeluarga di sini baik-baik semua ….saya betah…”
“Lalu ?” Lilis masih diam, tangisnya mereda. dari ‘tampak luar’ saja sdh terlihat, tak harus ‘memeriksa’ ke dalam.




















