Tidak disangka-sangka suara Pak Freddy tiba-tiba terdengar di belakangku, “Lho!! Bokep indo “Sorry, ya Pak”.Dia menjawab, “That’s OK”. Ketika aku mengemudikan mobilku, terbayang bagaimana keadaan Papa dan Mama dan nama baik sekolah bila kejadian yang menurutku paling bersejarah tadi ketahuan. Memang tampak Pak Freddy hanya mengenakan handuk saja. Kita makan aja, yuk”. Tetapi aku cuek saja, kuanggap ini sebagai pengalaman saja.Semenjak itulah, bila ada waktu luang aku bertandang ke rumah Pak Freddy untuk menikmati keperkasaannya dan aku bersyukur pula bahwa rahasia tersebut tak pernah sampai bocor. Kita yang cewek-cewek masih menggunakan pakaian olah raga yaitu baju kaos dan celana pendek. Karena bujangan, dapurnya hanya terisi seadanya saja. Pak Freddy bertanya lagi, “Sakit, Et”. Ayo kita makan, nanti keburu dingin nasinya”.Astaga!











