Dan
yang luar biasa
ana langsung bangkit dari dadaku
“nova…sudah malam…aku pulang dulu…” aku cuma melongo tapi tak mampu untuk bangkit apalagi mencegahnya…. Dalam hati aku bertanya, koq tumben ngobrolnya lancar gini. Bokep indo matanya melirik tajam penuh arti, meskipun bukan pandangan nakal. See Ya…..,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Dasar memang kisah nyata ini harus terjadi-yah terjadilah. apalagi kalo udah mulai boleh terbang, wah bakalan pada rebutan deh jadwal terbangnya. tangan kiriku masih menopang pantatnya, tangan kananku dengan cepat dan sedikit kasar merangsek bawuknya (baca: memek) sekarang matanya malah melotot…sekali kali kelopaknya bergetar menatap mataku.. OK enough, ini yang aku cari ! tenagaku hanya terkumpul di tiga titik : dua telapak tangan dan konthol…. tapi yang bikin aku sayang adalah matanya…..




















