Aku seperti gak puas-puas menciumi dan menjilati tubuh mulus yang masih sekel itu. Bokep “Jadi dulu gak iklas nih” tanya Rara cemberut. “Bolehlah, dari pada gak ada apa-apa” jawabnya sambil tertawa kecil. “Gila enak banget, pantes banyak yang ketagihan” Kata rara setelah rebahan disebelahku.Akhirnya Rara pulang kejakarta hari minggu sore. Sebenarnya aku dah nafsu banget dari tadi, tapi dalam hatiku aku gak mau manfaatin cewek yang lagi gak 100% sadar.Aku kecup bibirnya. Pelukan Rara makin erat, aku melanjutkan mengelus-elus rambutnya, kadang aku mengelus punggungnya.“Yan cium lagi dong” kata Rara. “Sama aja, dasar cowok. Rara meresponnya dengan ikut menekan-nekan memeknya lebih kuat ke pahaku. Dah malem banget loh Ra, aku anter cari hotel ya” tawarku.“Yan aku boleh nginep tempat kamu gak.




















