Setelah pamit dengan Fitri, Ayu mengantarku kembali ke Citraland.Disana kami berpisah, dan aku kembali ke rumah dengan mobilku. Bokep indo Tapi aku suka juga mendengarnya. Sorry! Aku merasa seperti raja yangdilayani dua wanita cantik.Akhirnya Ayu menghentikan pijatan spesialnya. Akhirnya kuputuskan untuk mengeluarkan uneg-unegku.“Yu.. Loe jangan macem-macem ya Van!” kecam Ayu. Gue nggak serius.. Rasanya ingin kupaksa saja Maya untuk melayaniku. Aku menurut bagai dihipnotis. Dia membungkuk, sehingga kedua payudaranyamenggantung bebas di depan wajahku.“Van, perah susu gue ya?” pintanya nakal. Maya mendekatkan wajahnya ke wajahku. Wajah dan fisiknya enak dilihat, sifatnya baik dan menarik. dia bener-bener pelit kalo soal begitu.




















