Kini tinggalmencari cowoknya , aku keliling pabrikku untuk menyeleksi kandidat yang pas , lima orang saja kurasa cukup , kalau terlalu banyak takutnya berabe , bisa ada kasak-kusuk ga enak . Dia memelukku dan menangis sesegukan , aku balas memeluknya dan menenangkannya , tidak peduli lagi dengan tubuhnya yang masih lengket-lengket .‘ Duh…maaf banget Neng , abis tadi kita kirain Neng nikmatin , ga taunya nangis beneran ! Bokep Pintu kubuka , ternyata para buruhku , lima-limanya pula , aku memberitahukan bahwa cewek-ceweknya sudah datang tapi dari tiga baru dua yang datang , kuminta agar mereka bisa berbagi jatah dengan adil .‘ Ini beneran kan tuan ?




















