Ternyata dia tidak menolak, dia masih terus menikmati berciuman dengan aku. Eh, kami akhirnya ngobrol tentang pacaran, aku tanya saja.“Pacar kamu siapa sih..?” sambil senyum.“Bukannya kamu..” jawabnya.Waduh, nih anak SD polos amat.. Bokep liat dada kamu boleh nggak..? pokoknya akhirnya aku tahu itu anak kelas 6 SD dan aku tahu nomor teleponnya. Oh iya, namanya adalah Ima, aku jadi lumayan sering menelepon dia. Habis dia tidak pernah mau aku ajak ke rumahku. Setiap pulang sekolah, dia sering aku jemput, lucu deh, jadi seperti jemput adik sendiri, nanti aku dikira pembantu pribadinya sama temennya. “Gimana enak tidak?” tanyaku.Dia cuma tersenyum malu-malu, “Mau lagi tidak? aku jadi penasaran gitu. Ya sudah, aku selesai saja. Entar enak deh, bisa lebih enak dari pada ciuman,” kataku.




















