Aku lalu berdiri dan minta dia tidur dikamar ini saja, biar aku yang keluar kamar kataku. Bokep Bang Roji pun tak lagi memaksakan kemauannya.Masih dalam posisi diantara kedua kakiku, ia lalu kembali merebahkan tubuhnya diatas tubuhku. “Dik…Rissa, dikamar dik Rissa aja kita lanjutkan…gimana? Disaat itu sebenarnya aku ingin ada yang menemaniku dan mendengarkan keluh kesahku yang kini mendera, aku merasakan Bang Roji cocok untuk diajak ngobrol paling kurang sebagai penampung unek-unekku. Sebab…aku takut? Aku tak kuat diperlakukan begitu olehnya. Kehidupan pernikahan aku dan Mas Dodo pun semakin tak karuan. Dalam omong-omong itu, bang Roji menganjurkan agar anak kami di asuh istrinya saja jika kami pergi kerja.Saat itu aku kurang respek terhadap anjuran suamiku,sebab aku masih belum bias menerima orang seperti keluarga bang Saroji




















