Wakakak,” kata suamiku.Aku sungguh tidak tega melihat muka anak itu yang merah padam karena malu. Bokep Remasanku selalu bikin suamiku tak tahan karena aku rajin ikut senam. pengen nih,” kata suamiku.“Sini, mau di mulut apa di bawah?” tanyaku nakal.“Mana aja boleh,”“Nih, pakai mulutku aja. Mbok Imah, tetangga yang biasa bantuin ngurusin anak-anak, sudah terdengar suaranya di belakang.Oh.. Aku khan udah tua, dan lagian sekarang badanku kayak gini..” jawabku.Eki mengangkat wajahnya pelan dan menatapku malu-malu.“Gak kok, Ibu tetep cantik banget…” jawabnya lirih. Biasanya di mukaku, di payudara, atau bahkan di dalam mulutku. Maklum ibu hamil. Sementara Eki dengan segera berdiri tepat di belakangku.Dengan diam-diam aku menempelkan pantatku ke badan Eki.




















