Karena Chie lebih memilihku. Bokep “Iya.”
“Sungguh, Ray?” Chie mengangkat kepalanya, senyumnya mengembang di sela air mata yang mengaliri pipinya. Kalau kamu?” Chie menghela nafasnya. Siapa coba?”
Kudengar tawa Jay beriring tawaku sendiri. Aku benar-benar ada masalah dengan Papa, jadi aku nggak bisa keluar.” Ah, hanya segitu saja? Dari sudut mataku, kulihat gadis itu meringkuk di jok belakang. “Ah.. Chie memanfaatkan salah satu prinsipku, yaitu bahwa aku takkan berhubungan seksual terang-terangan dengan gadis yang masih perawan, sehingga ia mencoba membuatku percaya bahwa ia sudah tidak perawan lagi. “Hanya maaf?” Jay tertawa. Karena ia adalah temanku, sahabatku, orang yang kukasihi.Jay?




















