“Eh, ada apa Yu?”
“Enggak, gua pengen kasih kartu nama gua, besok jangan lupa telpon gua, ada yang mau gua omongin, oke?”
“Kenapa enggak sekarang aja?”
“Jangan, ada paman elu, pokoknya besok jangan lupa.”
Setelah acara makan malam itu, aku pun pulang ke rumah dengan seribu satu pertanyaan di otakku, apa yang mau diomongin sama Ayu sih. Video bokep aahh..!” hanya desisan saja yang menjadi jawaban atas perlakuanku itu. Sebelum aku menutup pintu, tiba-tiba ada tangan yang menahan pintu tersebut. “Aouww Ton, kamu romantis sekali..!” katanya sambil kedua tangannya menggelayut manja melingkari leherku. Kami saling berpelukan selama kira-kira satu jam sambil meraba-raba. Aku mulai berpikir jangan-jangan Ayu lebih menyukaiku. Tidak terasa hari sudah mulai malam. Tidak terasa hari sudah mulai malam.




















