“sebentar aja kok, kita quicky deh” katanya sesampai didepan kamarnya.Aku tak bisa mundur lagi saat dia menarikku masuk dan memang tak ada niatan mundur, masih ada waktu paling tidak 30 menit.“oke tapi sebentar aja, swear ?” kataku karena aku tahu tidaklah mungkin bagi dia hanya menikmati diriku selama itu, jauh dari cukup. “sekarang udah jam 8 sayang, udah waktunya kerja cari duit” jawabnya, aku hanya tersenyum karena memang jam segini bagiku masih sangat terlalu pagi untuk cari duit. Bokep indo Kuminta Iwan mengambilkan tas Eigner-ku, tanpa menghentikan sodokannya dia meraihnya dan memberikan padaku, segera kuambil hp, ternyata benar dugaanku, Pak Toni.“halo sayang” sapanya dari seberang sana
“ya sayang…..” jawabku karena dia juga memulai dengan kata yang sama.




















