Sepanjang jalan, tangan Evi selalu menggelanyut manja dan kepalanya di sandarkan dilenganku seakan tidak peduli berpasang-pasang mata menatap heran ke arah kami. Bokep indo Ntar dicoba yah” Mulai pasang aksi lagi nih, pikirku. tiba-tiba Evi membawakan sebuah lagu. Tiapun tidak mau kehilangan moment, selama perjalanan pulang, Tia mendekap erat tubuhku dan menempelkan dagunya dipundakku sambil sesekali mengkomentari indahnya pemandangan sepanjang perjalanan.Sambil mencuri-curi kesempatan,Bibirnya pun tak henti-hentinya merayu dan menciumi pipiku seolah tidak meghiraukan Evi yang terbakar api cemburu. Akhirnya aku temukan Evi sedang duduk seorang diri di teras bungalow. Akhirnya Evi menghampiriku sambil membawakan secangkir kopi hangat. Aku tau pasti, Evi pasti marah dan cemburu melihat kedekatanku dengan Tia. Tapi aku engga mau menculik Evi terrlalu lama..dasar pengecut !!.




















