Kemudian aku kembali menanyakan permintaanku yang kedua, bahwa ia kuminta datang ke rumahku dengan tanpa pakaian dalam sama sekali, dan ia benar datang tanpa mengenakan BH, tapi bagian bawahnya belum terbukti, kalo itu tak dapat dibuktikannya, aku tidak akan mememinjamkan uangku padanya.“Ayo sekarang buktikan kalo, kamu gak pake celana dalam!” perintahku padanya, “Kalo gak, aku gak bakal pinjemin duit buat kamu”. Bokep Aku turun” jawabku.Kemudian aku turun ke ruang baca, karena di sanalah telepon diletakan, di sebelah kiri sofa besar. Kami punya dua pembantu laki-laki di rumah ini.“Ada telepon buat Mas yudi!” teriaknya dari balik pintu. Tapi perasaan itu akhirnya kubuang jauh-jauh, Sita kan terkenal pecun, batinku dalam hati.Setelah tersadar, aku lalu mengelurkan dompetku dan mengeluarkan uang Rp.




















