Ada perasaan lain muncul waktu itu.“Kamu kapan datangnya, dengan siapa” kata Mbak Salsa sambil melepas pelukannya.“Saya datang dua hari lalu, saya hanya sendiri.” kataku.“Eh iya ayo masuk, sampai lupa, ayo duduk.” Katanya sambil menggeret tanganku.Kami kemudian duduk di ruang tamu sambil mengobrol sana-sini, maklum lama nggak tetemu. Terasa sakit sekali.“Kamu kok berani berbuat kurang ajar pada Mbak Salsa. Bokep arghh.. emmhh.. permisi, biar saya tidur saja di kamar sebelah” kataku sambil turun dari ranjang dan berjalan keluar.Mbak Salsa hanya diam saja. Tubuh Mbak Salsa semakin mengelinjang dikuasai nafsu birahi. Mbak Salsa terlihat manis dan kulitnya masih putih seperti dulu. aarggghh.. Siapa yang ngajari kamu?” kata Mbak Salsa dengan marah.Aku hanya bisa diam dan menunduk takut.




















