“Sudah diam Mi, tak boleh cengeng. Ia beda dengan yang lain, ia begitu bersahaja. Bokep indo “Oh….bukankah ini sandal jepit isteriku?” tanya hatiku. Aku terlalu sibuk memperhatikan kekurangan-kekurangan isteriku, padahal di balik semua itu begitu banyak kelebihanmu, wahai Maryamku. Hanya ada rasa kesal dan jengkel yang memenuhi kepala ini. Abi tak tahan kalau makan terus menerus seperti ini!” Jawabku masih dengan nada tinggi.Mendengar ucapanku yang bernada emosi, kulihat isteriku menundukkan kepala dalam-dalam. Harus bisa masak, nyetrika, nyuci, jahit baju, beresin rumah?”Belum sempat kata-kataku habis sudah terdengar ledakan tangis isteriku yang kelihatan begitu pilu.




















