Yang jelas, malam itu aku terpaksa melayani nafsu suami ibuku yang menggebugebu.Dengan ganas ayah tiriku itu memperlakukan aku seperti pelacur. Aku bangkit dan bagian bawah tubuhku terasa sakit sekali.., nyeri! Bokep indo ancamnya serius. Sementara tangannya yang kanan tetap mendekap mulutku, tangan kirinya mengambil sesuatu dari dalam saku celananya. Aku duduk menyepi sendiri di sana sambil menguras air mataku.Ya Tuhan, ampunilah segala dosadosaku ratapku seorang diri.Baru sore menjelang magrib aku pulang. Sebenarnya aku sudah curiga, sebab Pak Herman (aku memanggilnya Pak karena teman ayahku) yang rumahnya jauh sering datang minum jamu dan ngobrol dengan ibuku. Aku tak berhasil melepaskan diri. Peristiwa kedua itu sengaja diciptakan Pak Herman dengan akal liciknya.




















