tiba tiba“udah pulang kamu?” tanya ida diiringi dengan senyum“sorry yah tadi gue nggak sempet masak, kita delivery aja yah” sambungnya. Bokep Entar masuk angin loh” suara Nadia terdengar di pagi hari saat ku coba untuk mengumpulkan nyawa. Namaku ****, karena merupakan anak satu-satunya , kedua orangtuaku sangat ingin cepat-cepat memiliki cucu darikuWanita itu namanya Nadia, dia seumuran denganku dia juga bekerja di salah satu perusahaan swasta sebagai general manager. Kali ini Nadia hanya terpana melihat adegan di film itu. “gue ke kantor dulu, pulangnya mungkin agak kemaleman” ujar Nadia sambil mengenakan sepatu di ruang tengah. Setengah jam sudah dan kopi di cangkirku hampir habis. buka kursus juga yah?” tanyaku“ya nggak lah,… gue juga baru pertama kali praktek nih, yang biasanya cuman gue baca




















